| Nama Latin | Syzygium cumini |
| Nama Famili | Myrtaceae |
| Distribusi Asli | India, Sri Lanka, Indonesia |
| Ruang Tumbuh Optimal | Tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian 1.800 mdpl. Tanaman ini toleran terhadap kondisi banjir (genangan air), kekeringan, dan bahkan tanah yang kurang subur atau lahan basah. Membutuhkan sinar matahari yang cukup (penyinaran penuh atau semi-naungan) dan curah hujan tahunan lebih dari 1.000 mm. |
| Pemanfaatan | Buahnya yang dikonsumsi segar atau diolah menjadi cuka, jus, sirup, atau selai. Namun, nilai Juwet lebih menonjol di bidang kesehatan, hampir semua bagian tanaman (buah, biji, daun, kulit batang) kaya akan antosianin, polifenol, tanin, dan flavonoid yang menjadikannya antioksidan kuat. Juwet sangat terkenal sebagai obat tradisional untuk mengelola kadar gula darah (antidiabetes), meningkatkan hemoglobin (anti-anemia), menjaga kesehatan jantung, serta memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Biji Juwet dapat diolah menjadi tepung yang berkhasiat obat, sementara kulit batangnya sering digunakan untuk obat diare dan sariawan. |
Subscription Request Successfully placed!
Your Message successfully sent!